<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pustaka Ibnu Katsir &#187; Tafsir Ibnu Katsir</title>
	<atom:link href="http://www.ibnukatsir.com/tag/tafsir-ibnu-katsir/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.ibnukatsir.com</link>
	<description>Menyeru Kepada Sunnah Yang Shahih</description>
	<lastBuildDate>Fri, 05 Aug 2011 03:23:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Shahih Tafsir Ibnu Katsir Jilid 1</title>
		<link>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-1/</link>
		<comments>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-1/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 07:28:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pustaka Ibnu Katsir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Sinopsis]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Ibnu Katsir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ibnukatsir.com/?p=621</guid>
		<description><![CDATA[Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab Al Musnad tercantum dalam  kitab tafsir ini.</p>
<p style="text-align: justify;">[Dikatakan oleh Syaikh  Sami bin Muhammad Salamah, dalam tahqiq  beliau pada Kitab Tafsir Al Quranul Adzim cet. Darul Thayibah 1420 H).</p>
<p style="text-align: justify;">Metode  penyusunan yang dilakukan oleh Imam Ibnu Katsir  adalah dengan cara  menyebutkan ayat terlebih dahulu, kemudian menjelaskan makna secara  umum, selanjutnya menafsirkannya dengan ayat, hadits, perkataan Sahabat  dan tabi&#8217;in. Terkadang beliau menjelaskan seputar hukum yang berkiatan  dengan ayat, dengan dukungan dalil lain dari Al Quran dan hadits serta  dilengkapi dengan pendapat para Ahli Fiqh disertai dalilnya apabila  masalah tersebut dikhilafkan diantara mereka, selanjutnya beliau  merajihkan (memilih dan menguatkan) salah satu pendapat tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-11.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-755" title="TAFSIR JILID 1" src="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-11.jpg" alt="" width="213" height="300" /></a>Namun  demikian tidak bisa dihindari, dengan pembahasan yang panjang dan  mendalam tersebut, maka mayoritas ummat yang masih awam akan merasa  berat jika harus membaca kitab aslinya yang berjilid-jilid.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh  karena itu Syaikh Shafiurrahman Al Mubarakfuri memimpin suatu tim untuk  meringkasnya, memberikan judul pada tiap-tiap pembahasannya, serta  menisbatkan hadits kepada rawi yang meriwayatkannya, menampilkan  hadits-hadits Shahih dan hasan, serta hadits lainnya yang telah masuk ke  derajat qabul, dan menjauhkan hadits dhaif , maudhu serta membuang  kisah-kisah israilliyat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam  edisi terjemahan ini, terdapat kelebihan-kelebihan diantaranya :</p>
<p style="text-align: justify;">1.	 Mencantumkan penomoran ayat dan surat.</p>
<p style="text-align: justify;">2.	 Mentakhrij (mencocokkan) semua hadits yang tercantum didalamnya, dalam  hal ini merujuk pada takhrij oleh   Syaikh Hani Al Haaj baik dari sisi  penomoran maupun  pengesahan hadits. Apabila pengesahan berasal dari  kitab Syaikh Albani -rahimahullah- , maka dicocokkan dengan penomoran  dari kitab tersebut, apabila hadits-hadits tersebut pengesahannya dalam  kitab al imam al muhadits Syaikh Al Albani  itu tidak ada, maka dirujuk  pada kitab aslinya disertai pengesahan dari ulama terkemuka.</p>
<p style="text-align: justify;">3.	Dan  masih banyak kelebihan lainnya yang dimiliki cetakan ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>55</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shahih Tafsir Ibnu Katsir Jilid 2</title>
		<link>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-2/</link>
		<comments>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 07:23:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pustaka Ibnu Katsir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Sinopsis]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Ibnu Katsir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ibnukatsir.com/?p=617</guid>
		<description><![CDATA[Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab Al Musnad tercantum dalam  kitab tafsir ini.</p>
<p style="text-align: justify;">[Dikatakan oleh Syaikh  Sami bin Muhammad Salamah, dalam tahqiq  beliau pada Kitab Tafsir Al Quranul Adzim cet. Darul Thayibah 1420 H).</p>
<p style="text-align: justify;">Metode  penyusunan yang dilakukan oleh Imam Ibnu Katsir  adalah dengan cara  menyebutkan ayat terlebih dahulu, kemudian menjelaskan makna secara  umum, selanjutnya menafsirkannya dengan ayat, hadits, perkataan Sahabat  dan tabi&#8217;in. Terkadang beliau menjelaskan seputar hukum yang berkiatan  dengan ayat, dengan dukungan dalil lain dari Al Quran dan hadits serta  dilengkapi dengan pendapat para Ahli Fiqh disertai dalilnya apabila  masalah tersebut dikhilafkan diantara mereka, selanjutnya beliau  merajihkan (memilih dan menguatkan) salah satu pendapat tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-2.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-753" title="TAFSIR JILID 2" src="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-2.jpg" alt="" width="200" height="300" /></a>Namun  demikian tidak bisa dihindari, dengan pembahasan yang panjang dan  mendalam tersebut, maka mayoritas ummat yang masih awam akan merasa  berat jika harus membaca kitab aslinya yang berjilid-jilid.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh  karena itu Syaikh Shafiurrahman Al Mubarakfuri memimpin suatu tim untuk  meringkasnya, memberikan judul pada tiap-tiap pembahasannya, serta  menisbatkan hadits kepada rawi yang meriwayatkannya, menampilkan  hadits-hadits Shahih dan hasan, serta hadits lainnya yang telah masuk ke  derajat qabul, dan menjauhkan hadits dhaif , maudhu serta membuang  kisah-kisah israilliyat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam  edisi terjemahan ini, terdapat kelebihan-kelebihan diantaranya :</p>
<p style="text-align: justify;">1.	 Mencantumkan penomoran ayat dan surat.</p>
<p style="text-align: justify;">2.	 Mentakhrij (mencocokkan) semua hadits yang tercantum didalamnya, dalam  hal ini merujuk pada takhrij oleh   Syaikh Hani Al Haaj baik dari sisi  penomoran maupun  pengesahan hadits. Apabila pengesahan berasal dari  kitab Syaikh Albani -rahimahullah- , maka dicocokkan dengan penomoran  dari kitab tersebut, apabila hadits-hadits tersebut pengesahannya dalam  kitab al imam al muhadits Syaikh Al Albani  itu tidak ada, maka dirujuk  pada kitab aslinya disertai pengesahan dari ulama terkemuka.</p>
<p style="text-align: justify;">3.	Dan  masih banyak kelebihan lainnya yang dimiliki cetakan ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>58</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shahih Tafsir Ibnu Katsir Jilid 3</title>
		<link>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-3/</link>
		<comments>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-3/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 07:19:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pustaka Ibnu Katsir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Sinopsis]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Ibnu Katsir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ibnukatsir.com/?p=613</guid>
		<description><![CDATA[Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab Al Musnad tercantum dalam  kitab tafsir ini.</p>
<p style="text-align: justify;">[Dikatakan oleh Syaikh  Sami bin Muhammad Salamah, dalam tahqiq  beliau pada Kitab Tafsir Al Quranul Adzim cet. Darul Thayibah 1420 H).</p>
<p style="text-align: justify;">Metode  penyusunan yang dilakukan oleh Imam Ibnu Katsir  adalah dengan cara  menyebutkan ayat terlebih dahulu, kemudian menjelaskan makna secara  umum, selanjutnya menafsirkannya dengan ayat, hadits, perkataan Sahabat  dan tabi&#8217;in. Terkadang beliau menjelaskan seputar hukum yang berkiatan  dengan ayat, dengan dukungan dalil lain dari Al Quran dan hadits serta  dilengkapi dengan pendapat para Ahli Fiqh disertai dalilnya apabila  masalah tersebut dikhilafkan diantara mereka, selanjutnya beliau  merajihkan (memilih dan menguatkan) salah satu pendapat tersebut.<a href="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-31.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-758" title="TAFSIR JILID 3" src="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-31.jpg" alt="" width="213" height="300" /></a></p>
<p style="text-align: justify;">Namun  demikian tidak bisa dihindari, dengan pembahasan yang panjang dan  mendalam tersebut, maka mayoritas ummat yang masih awam akan merasa  berat jika harus membaca kitab aslinya yang berjilid-jilid.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh  karena itu Syaikh Shafiurrahman Al Mubarakfuri memimpin suatu tim untuk  meringkasnya, memberikan judul pada tiap-tiap pembahasannya, serta  menisbatkan hadits kepada rawi yang meriwayatkannya, menampilkan  hadits-hadits Shahih dan hasan, serta hadits lainnya yang telah masuk ke  derajat qabul, dan menjauhkan hadits dhaif , maudhu serta membuang  kisah-kisah israilliyat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam  edisi terjemahan ini, terdapat kelebihan-kelebihan diantaranya :</p>
<p style="text-align: justify;">1.	 Mencantumkan penomoran ayat dan surat.</p>
<p style="text-align: justify;">2.	 Mentakhrij (mencocokkan) semua hadits yang tercantum didalamnya, dalam  hal ini merujuk pada takhrij oleh   Syaikh Hani Al Haaj baik dari sisi  penomoran maupun  pengesahan hadits. Apabila pengesahan berasal dari  kitab Syaikh Albani -rahimahullah- , maka dicocokkan dengan penomoran  dari kitab tersebut, apabila hadits-hadits tersebut pengesahannya dalam  kitab al imam al muhadits Syaikh Al Albani  itu tidak ada, maka dirujuk  pada kitab aslinya disertai pengesahan dari ulama terkemuka.</p>
<p style="text-align: justify;">3.	Dan  masih banyak kelebihan lainnya yang dimiliki cetakan ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>50</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shahih Tafsir Ibnu Katsir Jilid 4</title>
		<link>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-4/</link>
		<comments>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-4/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 07:16:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pustaka Ibnu Katsir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Sinopsis]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Ibnu Katsir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ibnukatsir.com/?p=609</guid>
		<description><![CDATA[Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab Al Musnad tercantum dalam  kitab tafsir ini.</p>
<p style="text-align: justify;">[Dikatakan oleh Syaikh  Sami bin Muhammad Salamah, dalam tahqiq  beliau pada Kitab Tafsir Al Quranul Adzim cet. Darul Thayibah 1420 H).</p>
<p style="text-align: justify;">Metode  penyusunan yang dilakukan oleh Imam Ibnu Katsir  adalah dengan cara  menyebutkan ayat terlebih dahulu, kemudian menjelaskan makna secara  umum, selanjutnya menafsirkannya dengan ayat, hadits, perkataan Sahabat  dan tabi&#8217;in. Terkadang beliau menjelaskan seputar hukum yang berkiatan  dengan ayat, dengan dukungan dalil lain dari Al Quran dan hadits serta  dilengkapi dengan pendapat para Ahli Fiqh disertai dalilnya apabila  masalah tersebut dikhilafkan diantara mereka, selanjutnya beliau  merajihkan (memilih dan menguatkan) salah satu pendapat tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-41.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-760" title="TAFSIR JILID 4" src="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-41.jpg" alt="" width="213" height="300" /></a>Namun  demikian tidak bisa dihindari, dengan pembahasan yang panjang dan  mendalam tersebut, maka mayoritas ummat yang masih awam akan merasa  berat jika harus membaca kitab aslinya yang berjilid-jilid.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh  karena itu Syaikh Shafiurrahman Al Mubarakfuri memimpin suatu tim untuk  meringkasnya, memberikan judul pada tiap-tiap pembahasannya, serta  menisbatkan hadits kepada rawi yang meriwayatkannya, menampilkan  hadits-hadits Shahih dan hasan, serta hadits lainnya yang telah masuk ke  derajat qabul, dan menjauhkan hadits dhaif , maudhu serta membuang  kisah-kisah israilliyat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam  edisi terjemahan ini, terdapat kelebihan-kelebihan diantaranya :</p>
<p style="text-align: justify;">1.	 Mencantumkan penomoran ayat dan surat.</p>
<p style="text-align: justify;">2.	 Mentakhrij (mencocokkan) semua hadits yang tercantum didalamnya, dalam  hal ini merujuk pada takhrij oleh   Syaikh Hani Al Haaj baik dari sisi  penomoran maupun  pengesahan hadits. Apabila pengesahan berasal dari  kitab Syaikh Albani -rahimahullah- , maka dicocokkan dengan penomoran  dari kitab tersebut, apabila hadits-hadits tersebut pengesahannya dalam  kitab al imam al muhadits Syaikh Al Albani  itu tidak ada, maka dirujuk  pada kitab aslinya disertai pengesahan dari ulama terkemuka.</p>
<p style="text-align: justify;">3.	Dan  masih banyak kelebihan lainnya yang dimiliki cetakan ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-4/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>45</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shahih Tafsir Ibnu Katsir Jilid 5</title>
		<link>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-5/</link>
		<comments>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-5/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 07:12:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pustaka Ibnu Katsir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Sinopsis]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Ibnu Katsir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ibnukatsir.com/?p=605</guid>
		<description><![CDATA[Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab Al Musnad tercantum dalam  kitab tafsir ini.</p>
<p style="text-align: justify;">[Dikatakan oleh Syaikh  Sami bin Muhammad Salamah, dalam tahqiq  beliau pada Kitab Tafsir Al Quranul Adzim cet. Darul Thayibah 1420 H).</p>
<p style="text-align: justify;">Metode  penyusunan yang dilakukan oleh Imam Ibnu Katsir  adalah dengan cara  menyebutkan ayat terlebih dahulu, kemudian menjelaskan makna secara  umum, selanjutnya menafsirkannya dengan ayat, hadits, perkataan Sahabat  dan tabi&#8217;in. Terkadang beliau menjelaskan seputar hukum yang berkiatan  dengan ayat, dengan dukungan dalil lain dari Al Quran dan hadits serta  dilengkapi dengan pendapat para Ahli Fiqh disertai dalilnya apabila  masalah tersebut dikhilafkan diantara mereka, selanjutnya beliau  merajihkan (memilih dan menguatkan) salah satu pendapat tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-52.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-765" title="TAFSIR JILID 5" src="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-52.jpg" alt="" width="213" height="300" /></a>Namun  demikian tidak bisa dihindari, dengan pembahasan yang panjang dan  mendalam tersebut, maka mayoritas ummat yang masih awam akan merasa  berat jika harus membaca kitab aslinya yang berjilid-jilid.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh  karena itu Syaikh Shafiurrahman Al Mubarakfuri memimpin suatu tim untuk  meringkasnya, memberikan judul pada tiap-tiap pembahasannya, serta  menisbatkan hadits kepada rawi yang meriwayatkannya, menampilkan  hadits-hadits Shahih dan hasan, serta hadits lainnya yang telah masuk ke  derajat qabul, dan menjauhkan hadits dhaif , maudhu serta membuang  kisah-kisah israilliyat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam  edisi terjemahan ini, terdapat kelebihan-kelebihan diantaranya :</p>
<p style="text-align: justify;">1.	 Mencantumkan penomoran ayat dan surat.</p>
<p style="text-align: justify;">2.	 Mentakhrij (mencocokkan) semua hadits yang tercantum didalamnya, dalam  hal ini merujuk pada takhrij oleh   Syaikh Hani Al Haaj baik dari sisi  penomoran maupun  pengesahan hadits. Apabila pengesahan berasal dari  kitab Syaikh Albani -rahimahullah- , maka dicocokkan dengan penomoran  dari kitab tersebut, apabila hadits-hadits tersebut pengesahannya dalam  kitab al imam al muhadits Syaikh Al Albani  itu tidak ada, maka dirujuk  pada kitab aslinya disertai pengesahan dari ulama terkemuka.</p>
<p style="text-align: justify;">3.	Dan  masih banyak kelebihan lainnya yang dimiliki cetakan ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-5/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>56</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shahih Tafsir Ibnu Katsir Jilid 6</title>
		<link>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-6/</link>
		<comments>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-6/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 07:04:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pustaka Ibnu Katsir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Sinopsis]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Ibnu Katsir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ibnukatsir.com/?p=600</guid>
		<description><![CDATA[Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab Al Musnad tercantum dalam  kitab tafsir ini.</p>
<p style="text-align: justify;">[Dikatakan oleh Syaikh  Sami bin Muhammad Salamah, dalam tahqiq  beliau pada Kitab Tafsir Al Quranul Adzim cet. Darul Thayibah 1420 H).</p>
<p style="text-align: justify;">Metode  penyusunan yang dilakukan oleh Imam Ibnu Katsir  adalah dengan cara  menyebutkan ayat terlebih dahulu, kemudian menjelaskan makna secara  umum, selanjutnya menafsirkannya dengan ayat, hadits, perkataan Sahabat  dan tabi&#8217;in. Terkadang beliau menjelaskan seputar hukum yang berkiatan  dengan ayat, dengan dukungan dalil lain dari Al Quran dan hadits serta  dilengkapi dengan pendapat para Ahli Fiqh disertai dalilnya apabila  masalah tersebut dikhilafkan diantara mereka, selanjutnya beliau  merajihkan (memilih dan menguatkan) salah satu pendapat tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-62.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-766" title="TAFSIR JILID 6" src="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-62.jpg" alt="" width="213" height="300" /></a>Namun  demikian tidak bisa dihindari, dengan pembahasan yang panjang dan  mendalam tersebut, maka mayoritas ummat yang masih awam akan merasa  berat jika harus membaca kitab aslinya yang berjilid-jilid.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh  karena itu Syaikh Shafiurrahman Al Mubarakfuri memimpin suatu tim untuk  meringkasnya, memberikan judul pada tiap-tiap pembahasannya, serta  menisbatkan hadits kepada rawi yang meriwayatkannya, menampilkan  hadits-hadits Shahih dan hasan, serta hadits lainnya yang telah masuk ke  derajat qabul, dan menjauhkan hadits dhaif , maudhu serta membuang  kisah-kisah israilliyat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam  edisi terjemahan ini, terdapat kelebihan-kelebihan diantaranya :</p>
<p style="text-align: justify;">1.	 Mencantumkan penomoran ayat dan surat.</p>
<p style="text-align: justify;">2.	 Mentakhrij (mencocokkan) semua hadits yang tercantum didalamnya, dalam  hal ini merujuk pada takhrij oleh   Syaikh Hani Al Haaj baik dari sisi  penomoran maupun  pengesahan hadits. Apabila pengesahan berasal dari  kitab Syaikh Albani -rahimahullah- , maka dicocokkan dengan penomoran  dari kitab tersebut, apabila hadits-hadits tersebut pengesahannya dalam  kitab al imam al muhadits Syaikh Al Albani  itu tidak ada, maka dirujuk  pada kitab aslinya disertai pengesahan dari ulama terkemuka.</p>
<p style="text-align: justify;">3.	Dan  masih banyak kelebihan lainnya yang dimiliki cetakan ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-6/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shahih Tafsir Ibnu Katsir Jilid 7</title>
		<link>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-7/</link>
		<comments>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-7/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 07:00:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pustaka Ibnu Katsir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Sinopsis]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Ibnu Katsir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ibnukatsir.com/?p=596</guid>
		<description><![CDATA[Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab Al Musnad tercantum dalam  kitab tafsir ini.</p>
<p style="text-align: justify;">[Dikatakan oleh Syaikh  Sami bin Muhammad Salamah, dalam tahqiq  beliau pada Kitab Tafsir Al Quranul Adzim cet. Darul Thayibah 1420 H).</p>
<p style="text-align: justify;">Metode  penyusunan yang dilakukan oleh Imam Ibnu Katsir  adalah dengan cara  menyebutkan ayat terlebih dahulu, kemudian menjelaskan makna secara  umum, selanjutnya menafsirkannya dengan ayat, hadits, perkataan Sahabat  dan tabi&#8217;in. Terkadang beliau menjelaskan seputar hukum yang berkiatan  dengan ayat, dengan dukungan dalil lain dari Al Quran dan hadits serta  dilengkapi dengan pendapat para Ahli Fiqh disertai dalilnya apabila  masalah tersebut dikhilafkan diantara mereka, selanjutnya beliau  merajihkan (memilih dan menguatkan) salah satu pendapat tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-71.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-769" title="TAFSIR JILID 7" src="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-71.jpg" alt="" width="213" height="300" /></a>Namun  demikian tidak bisa dihindari, dengan pembahasan yang panjang dan  mendalam tersebut, maka mayoritas ummat yang masih awam akan merasa  berat jika harus membaca kitab aslinya yang berjilid-jilid.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh  karena itu Syaikh Shafiurrahman Al Mubarakfuri memimpin suatu tim untuk  meringkasnya, memberikan judul pada tiap-tiap pembahasannya, serta  menisbatkan hadits kepada rawi yang meriwayatkannya, menampilkan  hadits-hadits Shahih dan hasan, serta hadits lainnya yang telah masuk ke  derajat qabul, dan menjauhkan hadits dhaif , maudhu serta membuang  kisah-kisah israilliyat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam  edisi terjemahan ini, terdapat kelebihan-kelebihan diantaranya :</p>
<p style="text-align: justify;">1.	 Mencantumkan penomoran ayat dan surat.</p>
<p style="text-align: justify;">2.	 Mentakhrij (mencocokkan) semua hadits yang tercantum didalamnya, dalam  hal ini merujuk pada takhrij oleh   Syaikh Hani Al Haaj baik dari sisi  penomoran maupun  pengesahan hadits. Apabila pengesahan berasal dari  kitab Syaikh Albani -rahimahullah- , maka dicocokkan dengan penomoran  dari kitab tersebut, apabila hadits-hadits tersebut pengesahannya dalam  kitab al imam al muhadits Syaikh Al Albani  itu tidak ada, maka dirujuk  pada kitab aslinya disertai pengesahan dari ulama terkemuka.</p>
<p style="text-align: justify;">3.	Dan  masih banyak kelebihan lainnya yang dimiliki cetakan ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-7/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shahih Tafsir Ibnu Katsir Jilid 8</title>
		<link>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-8/</link>
		<comments>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-8/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 06:56:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pustaka Ibnu Katsir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Sinopsis]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Ibnu Katsir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ibnukatsir.com/?p=592</guid>
		<description><![CDATA[Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tafsir  Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak  diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah  menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak  mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik  hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam  Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab Al Musnad tercantum dalam  kitab tafsir ini.</p>
<p style="text-align: justify;">[Dikatakan oleh Syaikh  Sami bin Muhammad Salamah, dalam tahqiq  beliau pada Kitab Tafsir Al Quranul Adzim cet. Darul Thayibah 1420 H).</p>
<p style="text-align: justify;">Metode  penyusunan yang dilakukan oleh Imam Ibnu Katsir  adalah dengan cara  menyebutkan ayat terlebih dahulu, kemudian menjelaskan makna secara  umum, selanjutnya menafsirkannya dengan ayat, hadits, perkataan Sahabat  dan tabi&#8217;in. Terkadang beliau menjelaskan seputar hukum yang berkiatan  dengan ayat, dengan dukungan dalil lain dari Al Quran dan hadits serta  dilengkapi dengan pendapat para Ahli Fiqh disertai dalilnya apabila  masalah tersebut dikhilafkan diantara mereka, selanjutnya beliau  merajihkan (memilih dan menguatkan) salah satu pendapat tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-81.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-774" title="TAFSIR JILID 8" src="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-81.jpg" alt="" width="213" height="300" /></a>Namun  demikian tidak bisa dihindari, dengan pembahasan yang panjang dan  mendalam tersebut, maka mayoritas ummat yang masih awam akan merasa  berat jika harus membaca kitab aslinya yang berjilid-jilid.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh  karena itu Syaikh Shafiurrahman Al Mubarakfuri memimpin suatu tim untuk  meringkasnya, memberikan judul pada tiap-tiap pembahasannya, serta  menisbatkan hadits kepada rawi yang meriwayatkannya, menampilkan  hadits-hadits Shahih dan hasan, serta hadits lainnya yang telah masuk ke  derajat qabul, dan menjauhkan hadits dhaif , maudhu serta membuang  kisah-kisah israilliyat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam  edisi terjemahan ini, terdapat kelebihan-kelebihan diantaranya :</p>
<p style="text-align: justify;">1.	 Mencantumkan penomoran ayat dan surat.</p>
<p style="text-align: justify;">2.	 Mentakhrij (mencocokkan) semua hadits yang tercantum didalamnya, dalam  hal ini merujuk pada takhrij oleh   Syaikh Hani Al Haaj baik dari sisi  penomoran maupun  pengesahan hadits. Apabila pengesahan berasal dari  kitab Syaikh Albani -rahimahullah- , maka dicocokkan dengan penomoran  dari kitab tersebut, apabila hadits-hadits tersebut pengesahannya dalam  kitab al imam al muhadits Syaikh Al Albani  itu tidak ada, maka dirujuk  pada kitab aslinya disertai pengesahan dari ulama terkemuka.</p>
<p style="text-align: justify;">3.	Dan  masih banyak kelebihan lainnya yang dimiliki cetakan ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-8/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Shahih Tafsir Ibnu Katsir Jilid 9</title>
		<link>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-9/</link>
		<comments>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-9/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Jun 2010 06:45:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Pustaka Ibnu Katsir</dc:creator>
				<category><![CDATA[Featured]]></category>
		<category><![CDATA[Sinopsis]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir]]></category>
		<category><![CDATA[Tafsir Ibnu Katsir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ibnukatsir.com/?p=579</guid>
		<description><![CDATA[Tafsir Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Tafsir Ibnu Katsir merupakan salah satu kitab tafsir yang paling banyak diterima dan tersebar di tengah ummat ini. Imam Ibnu Katsir telah menghabiskan waktu yang sangat lama untuk menyusunnya, tidak mengherankan jika penafsiran beliau sangat kaya dengan riwayat, baik hadits maupun atsar, bahkan hampir seluruh hadits periwayatan dari Imam Ahmad bin Hanbal -rahimahullah- dalam kitab Al Musnad tercantum dalam kitab tafsir ini.</p>
<p>[Dikatakan oleh Syaikh  Sami bin Muhammad Salamah, dalam tahqiq beliau pada Kitab Tafsir Al Quranul Adzim cet. Darul Thayibah 1420 H).</p>
<p style="text-align: justify;">Metode penyusunan yang dilakukan oleh Imam Ibnu Katsir  adalah dengan cara menyebutkan ayat terlebih dahulu, kemudian menjelaskan makna secara umum, selanjutnya menafsirkannya dengan ayat, hadits, perkataan Sahabat dan tabi&#8217;in. Terkadang beliau menjelaskan seputar hukum yang berkiatan dengan ayat, dengan dukungan dalil lain dari Al Quran dan hadits serta dilengkapi dengan pendapat para Ahli Fiqh disertai dalilnya apabila masalah tersebut dikhilafkan diantara mereka, selanjutnya beliau merajihkan (memilih dan menguatkan) salah satu pendapat tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-91.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-773" title="TAFSIR JILID 9" src="http://www.ibnukatsir.com/wp-content/uploads/2010/06/TAFSIR-JILID-91.jpg" alt="" width="213" height="300" /></a>Namun demikian tidak bisa dihindari, dengan pembahasan yang panjang dan mendalam tersebut, maka mayoritas ummat yang masih awam akan merasa berat jika harus membaca kitab aslinya yang berjilid-jilid.</p>
<p style="text-align: justify;">Oleh karena itu Syaikh Shafiurrahman Al Mubarakfuri memimpin suatu tim untuk meringkasnya, memberikan judul pada tiap-tiap pembahasannya, serta menisbatkan hadits kepada rawi yang meriwayatkannya, menampilkan hadits-hadits Shahih dan hasan, serta hadits lainnya yang telah masuk ke derajat qabul, dan menjauhkan hadits dhaif , maudhu serta membuang kisah-kisah israilliyat.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam edisi terjemahan ini, terdapat kelebihan-kelebihan diantaranya :</p>
<p style="text-align: justify;">1.	Mencantumkan penomoran ayat dan surat.</p>
<p style="text-align: justify;">2.	Mentakhrij (mencocokkan) semua hadits yang tercantum didalamnya, dalam hal ini merujuk pada takhrij oleh   Syaikh Hani Al Haaj baik dari sisi penomoran maupun  pengesahan hadits. Apabila pengesahan berasal dari kitab Syaikh Albani -rahimahullah- , maka dicocokkan dengan penomoran dari kitab tersebut, apabila hadits-hadits tersebut pengesahannya dalam kitab al imam al muhadits Syaikh Al Albani  itu tidak ada, maka dirujuk pada kitab aslinya disertai pengesahan dari ulama terkemuka.</p>
<p style="text-align: justify;">3.	Dan masih banyak kelebihan lainnya yang dimiliki cetakan ini.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ibnukatsir.com/shahih-tafsir-ibnu-katsir-jilid-9/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>64</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

